Mengapa
Air Memercik Jika Terkena Minyak Panas?
Apakah air itu? Air adalah senyawa
yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di
Bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi.
Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi. Air
sebagian besar terdapat di laut (air asin ) dan pada lapisan-lapisan es (di
kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan , hujan
, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es.
Lalu apakah minyak itu? Minyak adalah
istilah umum untuk semua cairan organik yang tidak larut/bercampur dalam air
(hidrofobik) tetapi larut dalam pelarut organik. Ada sifat tambahan lain yang
dikenal awam: terasa licin apabila dipegang. Dalam arti sempit, kata 'minyak'
biasanya mengacu ke minyak bumi (petroleum ) atau produk olahannya: minyak
tanah (kerosena). Namun, kata ini sebenarnya berlaku luas, baik untuk minyak
sebagai bagian dari menu makanan (misalnya minyak goreng), sebagai bahan bakar
(misalnya minyak tanah), sebagai pelumas (misalnya minyak rem ), sebagai medium
pemindahan energi , maupun sebagai
wangi-wangian (misalnya minyak nilam.
Apa yang akan terjadi apabila air
bercampur dengan minyak? Tidak akan bercampur. Karena, air dan minyak goreng
mempunyai sifat molekul yang jelas berbeda. Air merupakan zat polar dan minyak
goreng merupakan zat non polar. Berat massa air lebih tinggi daripada minyak
goreng. Jadi, saat air dan minyak goreng dicampur atau pun diaduk-aduk tidak
akan menyatu. Minyak goreng akan memisahkan dirinya dengan naik ke permukaan
dan air memisahkan dirinya dengan berada di bawah minyak
Bila air dengan minyak tidak akan
tercampur lalu mengapa air bergemericik bila terkena minyak yang panas? Bila
dipanaskan hingga 100 derajat celcius, air akan bergolak mendidih. Air yang tadinya
merupakan zat cair juga akan barubah bentuk menjadi "uap air" yang
merupakan gas. Ketika tetesan air masuk ke dalam minyak panas yang panasnya
mencapai 160-200 derajat celcius, air akan dalam sekejap berubah bentuk dari
cair menjadi gas dan memercik. Meskipun kelihatannya seperti percikan minyak,
pada kenyataannya justru airlah yang memercik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar